6/06/2014

Jenis-Jenis TOEFL dan Perbedaannya

Secara umum, ada tiga jenis TOEFL yang biasanya diselenggarakan oleh instansi yang terkait. Berbeda jenis tes, maka berbeda pula metode yang dilakukan. Jenis tes yang ada antara lain Paper Based Test (PBT), Computer Based Test (CBT), dan Internet Based Test (IBT). Mari kita bahas satu per satu.

Jenis-Jenis TOEFL

Perhatikan baik-baik jika Anda ingin mendapatkan beasiswa atau yang lainnya. Sebaiknya Anda benar-benar mengetahui apa yang menjadi syarat yang dibutuhkan. Misalkan yang dibutuhkan adalah sertifikat TOEFL IBT, maka sertifikat selain itu, seperti PBT, tidak akan berlaku.

Jenis TOEFL yang pertama adalah PBT. PBT adalah singkatan dari Paper Based Test. Seperti namanya, tes ini dilakukan di atas kertas. Tes ini terdiri atas tiga sesi ujian, yaitu untuk mengukur kemampuan Listening, Structure, dan Reading. Tes ini memiliki skor terendah 310 dan skor tertinggi 677. Waktu yang diberikan untuk menyelesaikan tes berkisar 2 - 2,5 jam. Saat ini sudah jarang instansi internasional yang menggunakan PBT, namun untuk instansi nasional masih menggunakannya.

Jenis TOEFL yang kedua adalah CBT. CBT adalah singkatan dari Computer Based Test. Seperti namanya, tes ini dilakukan dengan menggunakan media komputer. Komputer yang digunakan untuk melakukan ujian biasanya sudah di pasang perangkat lunak resmi dari ETS (Educational Testing Service). Tes ini terdiri atas empat sesi ujian, yaitu untuk mengukur kemampuan Listening, Structure, Reading, dan Writing. Tes ini memiliki skor terendah 0 dan tertinggi 330. Waktu yang diberikan untuk menyelesaikan tes berkisar 2- 2,5 jam.

Jenis TOEFL yang ketiga adalah IBT. IBT adalah singkatan dari Internet Based Test. Seperti namanya, tes ini dilakukan dengan mengandalkan koneksi internet. Walaupun sama-sama menggunakan komputer seperti CBT, namun IBT tidak membutuhkan pemasangan perangkat lunak pada komputer. Artinya tes akan dilakukan secara online. Sesi yang ada dalam tes ini sama seperti CBT dengan skor terendahnya 0 dan skor tertinggi 120. Waktu yang diberikan untuk menyelesaikan tes berlangsung selama 4 jam. Jenis tes inilah yang paling banyak digunakan dan diakui secara global.

1 komentar:

  1. Hi! Nice Info! Btw if you want to take test here in Indonesia you can visit www.language.gunadarma.ac.id/ibt to registration. Thank you :)

    BalasHapus

6/06/2014

Jenis-Jenis TOEFL dan Perbedaannya

Secara umum, ada tiga jenis TOEFL yang biasanya diselenggarakan oleh instansi yang terkait. Berbeda jenis tes, maka berbeda pula metode yang dilakukan. Jenis tes yang ada antara lain Paper Based Test (PBT), Computer Based Test (CBT), dan Internet Based Test (IBT). Mari kita bahas satu per satu.

Jenis-Jenis TOEFL

Perhatikan baik-baik jika Anda ingin mendapatkan beasiswa atau yang lainnya. Sebaiknya Anda benar-benar mengetahui apa yang menjadi syarat yang dibutuhkan. Misalkan yang dibutuhkan adalah sertifikat TOEFL IBT, maka sertifikat selain itu, seperti PBT, tidak akan berlaku.

Jenis TOEFL yang pertama adalah PBT. PBT adalah singkatan dari Paper Based Test. Seperti namanya, tes ini dilakukan di atas kertas. Tes ini terdiri atas tiga sesi ujian, yaitu untuk mengukur kemampuan Listening, Structure, dan Reading. Tes ini memiliki skor terendah 310 dan skor tertinggi 677. Waktu yang diberikan untuk menyelesaikan tes berkisar 2 - 2,5 jam. Saat ini sudah jarang instansi internasional yang menggunakan PBT, namun untuk instansi nasional masih menggunakannya.

Jenis TOEFL yang kedua adalah CBT. CBT adalah singkatan dari Computer Based Test. Seperti namanya, tes ini dilakukan dengan menggunakan media komputer. Komputer yang digunakan untuk melakukan ujian biasanya sudah di pasang perangkat lunak resmi dari ETS (Educational Testing Service). Tes ini terdiri atas empat sesi ujian, yaitu untuk mengukur kemampuan Listening, Structure, Reading, dan Writing. Tes ini memiliki skor terendah 0 dan tertinggi 330. Waktu yang diberikan untuk menyelesaikan tes berkisar 2- 2,5 jam.

Jenis TOEFL yang ketiga adalah IBT. IBT adalah singkatan dari Internet Based Test. Seperti namanya, tes ini dilakukan dengan mengandalkan koneksi internet. Walaupun sama-sama menggunakan komputer seperti CBT, namun IBT tidak membutuhkan pemasangan perangkat lunak pada komputer. Artinya tes akan dilakukan secara online. Sesi yang ada dalam tes ini sama seperti CBT dengan skor terendahnya 0 dan skor tertinggi 120. Waktu yang diberikan untuk menyelesaikan tes berlangsung selama 4 jam. Jenis tes inilah yang paling banyak digunakan dan diakui secara global.

1 komentar:

  1. Hi! Nice Info! Btw if you want to take test here in Indonesia you can visit www.language.gunadarma.ac.id/ibt to registration. Thank you :)

    BalasHapus